Nama : Enggar Alfrianto
Kelas : 4KA12
NPM : 12112504
Berita tentang penunggakan gaji pemain sepakbola Indonesia
Etika, Profesionalisme dan Kode Etik Dalam Sistem Informasi
Sumber 1
Sumber 2
Komentar :
Saya berharap lebih banyak pemain yang berani berbicara lantang melawan
ketidak adilan yang dilakukan beberapa klub ISL. Pemain selalu dituntut
profesional, tapi klub mengajari bagaimana caranya mengkhianati sebuah
profesionalisme.
Pola pikir klub yang mementingkan citranya dengan menyembunyikan situasi
sebenarnya. Klub mungkin lebih mendapat hormat jika seharusnya sejak dulu
berterus terang belum bisa melunasi gaji pemain ini, pemain itu, dan sebagainya.
Menurut saya, menyembunyikan sesuatu yang akhirnya terkuak dengan sendirinya
justru akan mendatangkan malu. Yaa tidak bersikap ksatria atau tidak
bertanggung jawab.
Inilah situasi sepakbola Indonesia. Tidak hanya satu-dua, namun banyak
pemain yang mendapatkan haknya tapi tidak berani berteriak karena takut
menanggung risikonya. Saya tidak menyalahkan mereka yang takut, karena sepak
bola adalah hidup mereka.
Risikonya bukan pada pemain saja, tapi juga keluarga yang dihidupinya jika
karirnya macet gara-gara dianggap 'ngember'. Lucunya, tunggakan gaji pemain
akhir-akhir ini seperti lingkaran setan. Pemain menagih ke klub, sementara klub
menunggu subsidi dari PT Liga Indonesia untuk melunasinya. Sedangkan PT Liga
tak kunjung mencairkan subsidi musim sebelumnya.
Kamis, 31 Maret 2016
Jumat, 22 Januari 2016
ANALISIS KINERJA SISTEM
TUGAS
KELOMPOK
ANALISIS
KINERJA SISTEM
Nama Kelompok
:
Enggar
Alfrianto (12112504)
Fahmilla
Chatra Marvel (12112656)
Muhammad
Ridwan (15112061)
Ricky Nugraha
(16112290)
Berdasarkan
hasil analisa kelompok kami, fasilitas terlengkap dari poin 1-6 dimiliki oleh
website dari kabupaten Serang dengan hasil 19, kedua adalah website provinsi
Banten dengan hasil 18, dan terakhir adalah website dari kabupaten Lebak dengan
hasil 17.
Kemudian
dilihat dari hasil per poin, poin pertama:
selayang pandang website provinsi Banten dan kabupaten Serang masing –
masing memiliki hasil 6 dan website kabupaten Lebak memiliki hasil 5. Poin kedua: pemerintahan daerah yang
terlengkap adalah website provinsi Banten dan kabupaten Lebak dengan hasil 4,
kedua kabupaten Serang dengan hasil 3. Poin
ketiga: letak geografis yang terlengkap dimiliki oleh website kabupaten
Serang dengan hasil 6, kedua kabupaten Lebak dengan hasil 5, dan ketiga
provinsi Banten dengan hasil 4.
Poin keempat: peta wilayah
dan sumber daya website provinsi Banten dan kabupaten Serang
masing – masing memiliki hasil 2 peta wilayah dan website kabupaten Lebak
memiliki hasil 1 peta wilayah. Poin
kelima: peraturan/kebijakan daerah ketiga masing – masing website memiliki
hasil 1. Poin keenam: buku tamu
kedua website provinsi Banten dan kabupaten Lebak masing – masing memiliki
hasil 1 buku tamu dan website kabupaten Serang tidak mencantumkan fasilitas
buku tamu tetapi memiliki hasil 1 pada fasilitas forum.
Dilihat dari hasil 6 poin utama analisis penilaian total tertinggi terdapat pada Provinsi Banten dengan total nilai 85.55, ke dua Kabupaten Lebak dengan total nilai 79.10, dan terakhir dari Kabupaten Serang dengan total 77.95.
Sekarang
dilihat hasil dari masing – masing poin
yang pertama: informasi menu utama pada website, dari tiga penilaian total
daerah tersebut memiliki nilai yang sama
yaitu 80. Poin kedua: yaitu informasi
tambahan dalam fasilitas website, hasil tertinggi diperoleh oleh Provinsi
Banten dengan nilai 85, dan terendah oleh Kabupaten Lebak dengan nilai 77,
sedangkan Kabupaten Serang memiliki nilai 78. Poin ketiga: Penyediaan hubungan, hasil tertinggi diperoleh oleh
Provinsi Banten dengan nilai 87 dan terendah diperoleh oleh Kabupaten Lebak dengan
nilai 73, sedangkan Kabupaten Serang memiliki nilai 76. Poin keempat: aksesbilitas, ketiga website pemerintahan daerah
tersebut mendapat point yang sama yaitu 100. Poin kelima: Design, hasil tertinggi diperoleh oleh Provinsi Banten
dengan nilai 95, dan terendah oleh Kabupaten Lebak dengan nilai 66, sedangkan
Kabupaten Serang memiliki nilai 71. Poin
keenam: jumlah tingkat informasi, hasil tertinggi diperoleh oleh Provinsi
Banten dengan nilai 80 dan untuk Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang memiliki
hasil yang sama dengan nilai 75.
Langganan:
Postingan (Atom)
